Januari 3, 2009
Sebuah lubang hitam adalah wilayah ruang yang gravitational lapangan sangat kuat bahwa tidak ada, termasuk radiasi electromagnetic (misalnya terlihat cahaya), dapat melarikan diri dengan tarik setelah jatuh masa lalu dengan acara cakrawala. Istilah berasal dari fakta bahwa penyerapan terlihat cahaya yang menyebabkan lubang’s interior kelihatan, dan dibedakan dari ruang hitam di sekelilingnya. Istilah berasal dari fakta bahwa penyerapan renders cahaya yang terlihat dari lubang interior kelihatan, dan tak hitam dari ruang di sekelilingnya.
Meskipun tidak kelihatan dengan interior, hitam lubang Mei mengungkapkan posisinya melalui interaksi dengan hal hal acara cakrawala. Walaupun interior-nya kelihatan, lubang hitam Mei mengungkapkan dengan keberadaan melalui interaksi dengan hal hal acara cakrawala. Misalnya, sebuah lubang hitam dapat dijangkau oleh pelacakan pergerakan sekelompok bintang yang Orbit dengan pusat. Misalnya, sebuah lubang hitam mungkin dirasakan oleh pelacakan gerakan sekelompok bintang yang mengitari pusat-nya. Atau, satu Mei mengamati gas (bintang dari dekat, misalnya) yang telah diambil ke dalam lubang hitam. Gas spirals batin, pemanasan hingga suhu tinggi dan sangat besar emitting jumlah radiasi yang dapat terdeteksi pd bumi dan dari bumi-hal teleskip. semacam observasi telah mengakibatkan ilmiah konsensus umum bahwa rincian-pembatasan dalam kami memahami sifat-lubang hitam yang ada di alam semesta.
Usulan untuk sebuah objek dengan berat cukup kuat untuk mencegah cahaya dari diri pada 1783 telah diajukan oleh John Michell, yang amatir Inggris manus. Ide yang sama dengan obyek gravitasi cukup kuat untuk mencegah cahaya keluar dari dalam 1783 telah diusulkan oleh John Michell, sebuah amatir Inggris astronomer. In 1795, Pierre-Simon Laplace, seorang ahli fisika Perancis secara mandiri datang ke kesimpulan yang sama. Black hole, seperti saat ini dipahami, dijelaskan oleh teori relativitas umum. Dalam 1795, Pierre-Simon Laplace, seorang ahli fisika Perancis secara mandiri datang ke kesimpulan yang sama. Black hole, seperti saat ini dipahami, dijelaskan oleh teori kerelatifan umum. Ini teori memprediksi bahwa bila cukup besar jumlah massa yang hadir dalam cukup kecil ruang wilayah, semua jalur melalui ruang isi perut adalah melengkung ke arah pusat dari volume, mencegah semua masalah dan radiasi dari dalam diri.Teori ini memprediksi bahwa bila cukup besar jumlah massa yang hadir dalam cukup kecil ruang wilayah, semua jalur melalui ruang isi perut adalah melengkung ke arah pusat dari volume, mencegah semua masalah dan radiasi dari dalam keluar.
Sementara relativitas umum menjelaskan lubang hitam sebagai wilayah kosong dengan titik-keanehan seperti di pusat dan acara ufuk di tepi luar, deskripsi perubahan ketika efek kuantum mekanik yang diperhitungkan.
Sedangkan kenisbian umum menjelaskan lubang hitam sebagai wilayah kosong dengan titik-seperti keistimewaan di pusat dan acara cakrawala di tepi luar, deskripsi perubahan ketika efek kuantum mekanik yang diambil ke dalam rekening.Penelitian menunjukkan bahwa, bukan masalah memegang diambil selamanya, hitam hole Mei bocor lambat satu bentuk energi yang disebut radiasi Hawking dan mungkin juga memiliki kehidupan terbatas. Namun yang tidak dikenal sebagai teori kuantum gravitasi diyakini dapat memberikan keterangan sepenuhnya benar lubang hitam. Penelitian menunjukkan bahwa, bukan masalah memegang diambil selamanya, hitam hole Mei bocor lambat satu bentuk energi panas disebut radiasi Hawking dan mungkin juga memiliki kehidupan terbatas. yang hingga kini tidak diketahui teori kuantum gravitasi adalah diyakini memberikan keterangan sepenuhnya benar lubang hitam.
by Bashyier
Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »
Januari 3, 2009
Teori relativitas Albert Einstein adalah sebutan untuk kumpulan dua teori fisika: relativitas umum dan relativitas khusus. Kedua teori ini diciptakan untuk menjelaskan bahwa gelombang elektromagnetik tidak sesuai dengan teori gerakan Newton.
Gelombang elektromagnetik dibuktikan bergerak pada kecepatan yang konstan, tanpa dipengaruhi gerakan sang pengamat. Inti pemikiran dari kedua teori ini adalah bahwa dua pengamat yang bergerak relatif terhadap masing-masing akan mendapatkan waktu dan interval ruang yang berbeda untuk kejadian yang sama, namun isi hukum fisika akan terlihat sama oleh keduanya.
Relativitas khusus
Tulisan Einstein tahun 1905, “Tentang Elektrodinamika Benda Bergerak”, memperkenalkan teori relativitas khusus. Relativitas khusus menunjukkan bahwa jika dua pengamat berada dalam kerangka acuan lembam dan bergerak dengan kecepatan sama relatif terhadap pengamat lain, maka kedua pengamat tersebut tidak dapat melakukan percobaan untuk menentukan apakah mereka bergerak atau diam. Bayangkan ini seperti saat Anda berada di dalam sebuah kapal selam yang bergerak dengan kecepatan tetap. Anda tidak akan dapat mengatakan apakah kapal selam tengah bergerak atau diam. Teori relativitas khusus disandarkan pada postulat bahwa kecepatan cahaya akan sama terhadap semua pengamat yang berada dalam kerangka acuan lembam.
Postulat lain yang mendasari teori relativitas khusus adalah bahwa hukum fisika memiliki bentuk matematis yang sama dalam kerangka acuan lembam manapun. Dalam teori relativitas umum, postulat ini diperluas untuk mencakup tidak hanya kerangka acuan lembam, namun menjadi semua kerangka acuan.
Relativitas umum
Relativitas umum diterbitkan oleh Einstein pada 1916 (disampaikan sebagai satu seri pengajaran di hadapan “Prussian Academy of Science” 25 November 1915). Akan tetapi, matematikawan Jerman David Hilbert menulis dan menyebarluaskan persamaan sejenis sebelum Einstein. Ini tidak menyebabkan tuduhan pemalsuan oleh Einstein, tetapi kemungkinan mereka merupakan para pencipta relativitas umum.
Teori relativitas umum menggantikan hukum gravitasi Newton. Teori ini menggunakan matematika geometri diferensial dan tensor untuk menjelaskan gravitasi. Teori ini memiliki bentuk yang sama bagi seluruh pengamat, baik bagi pengamat yang bergerak dalam kerangka acuan lembam ataupun bagi pengamat yang bergerak dalam kerangka acuan yang dipercepat. Dalam relativitas umum, gravitasi bukan lagi sebuah gaya (seperti dalam Hukum gravitasi Newton) tetapi merupakan konsekuensi dari kelengkungan (curvature) ruang-waktu. Relativitas umum menunjukkan bahwa kelengkungan ruang-waktu ini terjadi akibat kehadiran massa.
Alber Einstein menemukan teori relativitas waktu untuk benda-benda yang bergerak dengan kecepatan berbeda memiliki perbedaan waktu.
Kalau seorang astronot pergi naik pesawat ruang angkasa yang mencapai kecepatan 0.999 kali kecepatan cahaya maka 10 bulan bagi sang astronot sama dengan 18 tahun bagi manusia dibumi. Kalau waktu berangkat istri sang astronot baru melahirkan anak perempuan, maka setelah sang astronot pulang dari perjalanannya selama 10 bulan, ia dapati anak perempuannya telah menjadi gadis remaja umur 18 tahun.
Namun yang menjadi pemikiran saya bukanlah waktu yang semacam itu, namun waktu yang bersifat psikologis. Ada yang mengatakan waktu itu begitu cepat sehingga tidak terasa umurnya sudah 55 tahun, ada yang mengatakan begitu lambat karena menunggu sesuatu yang tidak kunjung datang.
Konon Einstein ketika ditanya mengenai relativitas waktu pernah menyatakan:
“When you sit with a pretty girl for an hour it seems like a minute, but when you are on a hot stove, a minute seems like an hour. That’s relativity.”
Ketika Anda duduk berduaan dengan gadis cantik, waktu sejam akan terasa semenit, tetapi bila Anda duduk di atas kompor panas maka semenit akan terasa sejam lamanya. Itulah relativitas.
Einstein rupanya sadar adanya perbedaan antara waktu fisik dengan waktu psikologis di balik ucapannya yang terkenal itu. Berandai-andai saja: apa yang akan terjadi dan rasakan bila kita berdua bersama gadis cantik, tetapi bersama-sama duduk di atas kompor yang membara?
Believe or not, believe ya monggo, not ya monggo, setiap detik yang kita miliki sangatlah berharga sehingga saya dan anda bisa memanfaatkan setiap waktu dalam hidup kita menjadi lebih optimal.
by Bashyier
Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »
Januari 3, 2009
Apa sich radiasi itu?
Dalam fisika, radiasi menjelaskan semua proses di mana energi emitted oleh satu tubuh, perjalanan melalui media atau melalui ruang, pada akhirnya akan diserap oleh tubuh lainnya. Non-physicists sering diasosiasikan dengan kata ionizing radiasi (misalnya, seperti yang terjadi di senjata nuklir, nuclear reactors, dan zat radioaktif), tetapi juga dapat merujuk kepada radiasi electromagnetic (yaitu, gelombang radio, cahaya inframerah, cahaya tampak, ultraungu cahaya, dan X-rays), untuk akustik radiasi, atau untuk lebih mengaburkan proses lainnya. Apa semua “radiasi” proses ada di umum adalah bahwa jumlah energi yang ditransfer, dan aspek-aspek lain dari proses ini dapat dicirikan dengan unit fisik yang sama. .
Radiasi benda hitam
benda hitam (bahasa Inggris black body) adalah obyek yang menyerap seluruh radiasi elektromagnetik yang jatuh kepadanya. Tidak ada radiasi yang dapat keluar atau dipantulkannya. Namun demikian, dalam fisika klasik, secara teori benda hitam haruslah juga memancarkan seluruh panjang gelombang energi yang mungkin, karena hanya dari sinilah energi benda itu dapat diukur.
Meskipun namanya benda hitam, dia tidaklah harus benar-benar hitam karena dia juga memancarkan energi. Jumlah dan jenis radiasi elektromagnetik yang dipancarkannya bergantung pada suhu benda hitam tersebut. Benda hitam dengan suhu di bawah sekitar 700 Kelvin hampir semua energinya dipancarkan dalam bentuk gelombang inframerah, sangat sedikit dalam panjang gelombang tampak. Semakin tinggi temperatur, semakin banyak energi yang dipancarkan dalam panjang gelombang tampak dimulai dari merah, jingga, kuning dan putih.
Istilah “benda hitam” pertama kali diperkenalkan oleh Gustav Robert Kirchhoff pada tahun 1862. Cahaya yang dipancarkan oleh benda hitam disebut radiasi benda hitam
Ketika temperatur berkurang, puncak dari kurva radiasi benda hitam bergerak ke intensitas yang lebih rendah dan panjang gelombang yang lebih panjang. Grafik radiasi benda hitam ini dibandingkan dengan model klasik dari Rayleigh dan Jeans.
Dalam laboratorium, benda yang paling mendekati radiasi benda hitam adalah radiasi dari sebuah lubang kecil pada sebuah rongga. Cahaya apa pun yang memasuki lubang ini akan dipantulkan dan energinya diserap oleh dinding-dinding rongga berulang kali, tanpa mempedulikan bahan dinding dan panjang gelombang radiasi yang masuk (selama panjang gelombang tersebut lebih kecil dibandingkan dengan diameter lubang). Lubang ini (bukan rongganya) adalah pendekatan dari sebuah benda hitam. Jika rongga dipanaskan, spektrum yang dipancarkan lubang akan merupakan spektrum kontinu dan tidak bergantung pada bahan pembuat rongga. Pancaran radiasinya mengikuti suatu kurva umum (lihat gambar). Berdasarkan hukum radiasi termal dari Kirchhoff kurva ini hanya bergantung pada suhu dinding rongga, dan setiap benda hitam akan mengikuti kurva ini.
Spektrum yang teramati tidak dapat dijelaskan dengan teori elektromagnetik klasik dan mekanika statistik. Teori ini meramalkan intensitasi yang tinggi pada panjang gelombang rendah (yaitu, frekuensi tinggi); suatu ramalan yang dikenal sebagai bencana ultraungu.
Masalah teoretis ini dipecahkan oleh Max Planck, yang menganggap bahwa radiasi elektromagnetik dapat merambat hanya dalam paket-paket, atau kuanta (lihat bencana ultraungu untuk rinciannya). Gagasan ini belakangan digunakan oleh Einstein untuk menjelaskan efek fotolistrik. Perkembangan teoretis ini akhirnya menyebabkan digantikannya teori elektromagnetik klasik dengan mekanika kuantum. Saat ini, paket-paket tersebut disebut foton.
by Bashyier
Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »
Desember 25, 2008
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
Ditulis dalam Uncategorized | 1 Komentar »